Gus Mus: Kritik Landasannya Sayang, Celaan Landasannya Kebencian

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – KH Ahmad Mustofa Bisri atau yang akrab disapa Gus Mus mengatakan, kritik landasannya adalah sayang dan bukan celaan. Sedangkan celaan berlandaskan kebencian.

“Siapa yang melarang kritik? Kritik bukan celaan. KRITIK landasannya SAYANG; CELAAN landasannya KEBENCIAN,” kata Gus Mus seperti¬† dipantau Netralnews.com, Sabtu (1/7/2017).

Hal itu disampaikan Gus Mus saat menjawab pertanyaan seorang warganet (netizen) tentang bagaimana kritik yang dilakukan terus menerus.

“@gusmusgusmu Kalo KRITIK GAK BOLEH TERUS GIMANA KIAI,” ujar warganet pemilik akun Twitter, @filosofbijak.

Kemudian salah seorang netizen kembali nyinggung soal orang-orang yang tidak bisa membedakan mencela dan mengkritik.

“@gusmusgusmu Banyak orang tidak bisa membedakan mencela dan mengkritik. Maksud hati ingin mengkritik tp yg keluar justru celaan. Krn hati trlanjur benci,” cuit @dickrahar.

Apa yang disampaikan @dickrahar itu mendapat tanggapan dari Gus Mus. Menurutnya, selain tak bisa membedakan kritik dan mencela, ada juga yang tidak bisa membedakan mencela dengan suka mencela.

“Ya. Bahkan juga ada yang tidak bisa membedakan antara MENCELA dan SUKA MENCELA,” tandas Gus Mus.

Obrolan Gus Mus dengan warganet ini berawal dari ‘Tweet Jumat’ tentang orang yang suka mencela orang lain.

“#TweetJumat: Kata orang bijak, orang yang suka mencela orang lain adalah orang yang paling banyak celanya,” kata Gus Mus

Sumber: netralnews.com

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wulandari Saptono

Leave a Reply

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com